352 - باب النهي عن البول ونحوه في الماء الراكد 1772 - عن جابر - رضي الله عنه: أنَّ رسولَ اللهِ - صلى الله عليه وسلم - نَهَى أَنْ يُبَالَ في المَاءِ الرَّاكِدِ. رواه مسلم.
<h1 style="margin-top: 0; margin-bottom: 0" align="center">Bab 352. Larangan Kencing Dan Sebagainya Di Air Yang Berhenti -Yakni Tidak Mengalir-</h1><p style="margin-top: 0; margin-bottom: 0"> </p><p style="margin-top: 0; margin-bottom: 0"> </p><p style="margin-top: 0; margin-bottom: 0" align="justify">1769. Dari Jabir r.a. bahwasanya Rasulullah s.a.w. melarang kalau air yang berhenti -yakni yang tidak mengalir- itu dikencingi. (Riwayat Muslim)</p><p style="margin-top: 0; margin-bottom: 0" align="justify"> </p><p style="margin-top: 0; margin-bottom: 0" align="justify"><strong>Keterangan:</strong></p><p style="margin-top: 0; margin-bottom: 0" align="justify">Karena itu bila saluran pembuangan mampet karena banyak kotoran, harus segera dibersihkan, agar tidak terjadi genangan air kencing pada lantai kamar mandi.</p><hr color="#FF0000" size="1"><p style="margin-top: 0; margin-bottom: 0"><p align="left" style="margin-top: 0; margin-bottom: 0"><b><font color="#000080">
Belum ada syarah untuk hadits ini.
Tidak ada data hadits serupa.
Belum ada artikel terkait.

Ensiklopedia Hadits - Jelajahi dan pelajari hadits dari berbagai kitab mu’tabar lengkap dari sumber yang terpercaya.
Kantor
Jl. Kramat Raya No. 164, Jakarta Pusat 10430
Telepon: (021) 3914013
hadits@nu.or.id
© 2026 Ensiklopedia Hadits - NU Online