مسند الشافعي 1605: أَخْبَرَنَا مُسْلِمُ بْنُ خَالِدٍ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ قَالَ: كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُقَوِّمُ الْإِبِلَ عَلَى أَهْلِ الْقُرَى أَرْبَعَمِائَةِ دِينَارٍ أَوْ عَدْلَهَا مِنَ الْوَرِقِ، يَقْسِمُهَا عَلَى أَثْمَانِ الْإِبِلِ، فَإِذَا غَلَتْ رَفَعَ فِي قِيمَتِهَا، وَإِذَا هَانَتْ نَقَصَ مِنْ قِيمَتِهَا عَلَى أَهْلِ الْقُرَى الثَّمَنَ مَا كَانَ
Musnad Syafi'i 1605: Muslim bin Khalid mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij, dari Amr bin Syu'aib yang mengatakan: Dahulu Nabi menaksir harga diyat unta untuk penduduk kota sebanyak 400 dinar atau sebanding dengannya dalam bentuk uang perak (dirham). Beliau menyesuaikan diyat dengan harga unta, apabila unta sedang naik, maka dinaikkan pula jumlah diyat yang dibayar. Bila harga unta sedang turun, maka diyat pun diturunkan pula terhadap penduduk kota, sesuai dengan perkembangan harga unta. 833
Belum ada syarah untuk hadits ini.
Tidak ada data hadits serupa.
Belum ada artikel terkait.

Ensiklopedia Hadits - Jelajahi dan pelajari hadits dari berbagai kitab mu’tabar lengkap dari sumber yang terpercaya.
Kantor
Jl. Kramat Raya No. 164, Jakarta Pusat 10430
Telepon: (021) 3914013
hadits@nu.or.id
© 2026 Ensiklopedia Hadits - NU Online