(7) - كتَاب آداب السَّفَر 166 - باب استحباب الخروج يوم الخميس، واستحبابه أول النهار 956 - عن كعب بن مالك - رضي الله عنه: أنَّ النبيَّ - صلى الله عليه وسلم - خَرَجَ في غَزْوَةِ تَبُوكَ يَوْمَ الخَمِيس، وَكَانَ يُحِبُّ أَنْ يَخْرُجَ يَوْمَ الْخَميسِ. متفقٌ عَلَيْهِ. وفي رواية في الصحيحين: لقَلَّمَا كَانَ رسولُ الله - صلى الله عليه وسلم - يَخْرُجُ إِلاَّ في يَوْمِ الخَمِيسِ. 957 - وعن صخر بن وَداعَةَ الغامِدِيِّ الصحابيِّ - رضي الله عنه: أنَّ رسولَ الله - صلى الله عليه وسلم - قَالَ: «اللَّهُمَّ بَارِكْ لأُمَّتِي في بُكُورِهَا » وَكَانَ إِذَا بَعَثَ سَرِيَّةً أَوْ جَيْشًا بَعَثَهُمْ مِنْ أوَّلِ النَّهَارِ. وَكَانَ صَخْرٌ تَاجِرًا، وَكَانَ يَبْعَثُ تِجَارَتَهُ أوَّلَ النَّهَار، فَأَثْرَى وَكَثُرَ مَالُهُ. رواه أَبُو داود والترمذي، وقال: «حديث حسن».
<h1 style="margin-top: 0; margin-bottom: 0" align="center">Bab 166. Kitab Adab-adab Kesopanan Berpergian, Sunnahnya Keluar Pada Hari Kamis Dan Sunnahnya Pergi Di Permulaan Siang Hari</h1><p style="margin-top: 0; margin-bottom: 0"> </p><p style="margin-top: 0; margin-bottom: 0"> </p><p style="margin-top: 0; margin-bottom: 0" align="justify">953. Dari Ka'ab bin Malik r.a. bahwasanya Nabi s.a.w. keluar pada hari peperangan Tabuk pada hari Kamis. Beliau s.a.w. itu memang suka sekali keluar berpergian pada hari Kamis. (Muttafaq 'alaih) Dalam riwayat kedua kitab shahih Bukhari dan Muslim disebutkan: "Sesungguhnya sedikit sekali -yakni jarang benar- Rasulullah s.a.w. itu keluar berpergian, melainkan pada hari Kamis."</p><p style="margin-top: 0; margin-bottom: 0" align="justify"> </p><p style="margin-top: 0; margin-bottom: 0" align="justify">954. Dari Shakhr bin Wada'ah al-Ghamidi as-Shahabi r.a. bahwasanya Rasulullah s.a.w. bersabda: "Ya Allah, berikanlah keberkahan kepada umatku pada waktu pagi harinya." Rasulullah s.a.w. apabila hendak mengirimkan suatu pasukan -yang beliau s.a.w. sendiri tidak menyertainya- atau hendak mengirimkan tentara -untuk peperangan-, maka beliau s.a.w. mengiririmkannya -yakni diberangkatkan- di permulaan siang hari -jadi pagi-pagi sekali-. Shakhr adalah seorang pedagang. Ia mengirimkan dagangannya itu selalu di permulaan siang hari, maka menjadi kayalah ia dan meluaplah serta banyaklah hartanya. Diriwayatkan oleh Imam-imam Abu Dawud serta Tirmidzi dan Tirmidzi mengatakan bahwa ini adalah hadis hasan.</p><hr color="#FF0000" size="1"><p style="margin-top: 0; margin-bottom: 0"><p align="left" style="margin-top: 0; margin-bottom: 0"><b><font color="#000080">
Belum ada syarah untuk hadits ini.
Tidak ada data hadits serupa.
Belum ada artikel terkait.

Ensiklopedia Hadits - Jelajahi dan pelajari hadits dari berbagai kitab mu’tabar lengkap dari sumber yang terpercaya.
Kantor
Jl. Kramat Raya No. 164, Jakarta Pusat 10430
Telepon: (021) 3914013
hadits@nu.or.id
© 2026 Ensiklopedia Hadits - NU Online