Hadits No. 164

Riyadhus Shalihin

164 - باب فضل من مات لَهُ أولاد صغار 952 - وعن أنسٍ - رضي الله عنه - قَالَ: قَالَ رسول الله - صلى الله عليه وسلم: «مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَمُوتُ لَهُ ثَلاَثَةٌ لَمْ يَبْلُغوا الحِنْثَ إِلاَّ أدْخَلَهُ اللهُ الجَنَّةَ بِفَضْلِ رَحْمَتِهِ إيَّاهُمْ». متفقٌ عَلَيْهِ. 953 - وعن أَبي هريرة - رضي الله عنه - قَالَ: قَالَ رسول الله - صلى الله عليه وسلم: «لاَ يَمُوتُ لأَحَدٍ مِنَ المُسْلِمينَ ثَلاَثَةٌ مِنَ الوَلَدِ لاَ تَمسُّهُ النَّارُ إِلاَّ تَحِلَّةَ القَسَمِ». متفقٌ عَلَيْهِ. وَ «تَحِلَّةُ القَسَمِ» قول الله تَعَالَى: {وَإنْ مِنْكُمْ إِلاَّ وَارِدُهَا} وَالوُرُودُ: هُوَ العُبُورُ عَلَى الصِّرَاطِ، وَهُوَ جِسْرٌ مَنْصُوبٌ عَلَى ظَهْرِ جَهَنَّمَ، عَافَانَا اللهُ مِنْهَا. 954 - وعن أَبي سعيد الخدري - رضي الله عنه - قَالَ: جَاءتِ امْرأةٌ إِلَى رسولِ الله - صلى الله عليه وسلم - فَقَالَتْ: يَا رسولَ الله، ذَهبَ الرِّجَالُ بِحَدِيثكَ، فَاجْعَلْ لَنَا مِنْ نَفْسِكَ يَوْمًا نَأتِيكَ فِيهِ تُعَلِّمُنَا مِمَّا عَلَّمَكَ اللهُ، قَالَ: «اجْتَمِعْنَ يَوْمَ كَذَا وَكَذَا» فَاجْتَمَعْنَ، فَأَتَاهُنَّ النبيُّ - صلى الله عليه وسلم فَعَلَّمَهُنَّ مِمَّا عَلَّمَهُ اللهُ، ثُمَّ قَالَ: «مَا مِنْكُنَّ مِنِ امْرَأةٍ تُقَدِّمُ ثَلاَثَةً مِنَ الوَلَدِ إِلاَّ كَانُوا لَهَا حِجَابًا مِنَ النَّارِ» فقالتِ امْرَأةٌ: وَاثْنَينِ؟ فَقَالَ رسولُ الله - صلى الله عليه وسلم: «وَاثْنَيْنِ». متفقٌ عَلَيْهِ.

Terjemahan

<h1 style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="center">Bab 164. Keutamaan Orang Yang Ditinggal MatiOleh Anak-anaknya Yang Masih Kecil </h1><p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;">&nbsp;</p><p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;">&nbsp;</p><p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="justify">949. Dari Anas r.a., katanya: "Rasulullahs.a.w. bersabda: "Tiada seorang Muslimpun yang ditinggal mati oleh tigaorang anaknya dan mereka itu belum mencapai usia dewasa -yakni belumbaligh-, melainkan Allah akan memasukkannya dalam syurga dengankeutamaan kerahmatan Allah kepada anak-anak itu." (Muttafaq 'alaih)</p><p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="justify">&nbsp;</p><p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="justify">950. Dari Abu Hurairah r.a., katanya: "Rasulullah s.a.w. bersabda:"Tiada seorangpun dari golongan kaum Muslimin yang ditinggal mati olehtiga orang anaknya, yang akan disentuh oleh api neraka <font color="#ff0000">[<a name="1" href="#[1]">1</a>]</font>, melainkansekedar menebus persumpahan -tahillatul qasam-." (Muttafaq 'alaih)Tahillatul qasam ialah firman Allah Ta'ala: "Dan tiada seorangpundari engkau semua, melainkan pasti akan mendatangi neraka itu."(Maryam: 71). Maksudnya mendatangi neraka itu ialah menyeberang di atasjembatan -ashshirath- yakni sebuah jembatan yang diletakkan di ataspunggung neraka Jahanam. Semoga Allah menyelamatkan kita semua darisiksa api neraka Jahanam ini.951. Dari Abu Said al-Khudri r.a., katanya: "Ada seorang wanita datangkepada Rasulullah s.a.w. lalu berkata: "Ya Rasulullah, orang-oranglelaki sudah sama pergi dengan memperoleh hadis Tuan, maka dari ituberikanlah untuk kita dengan penetapan dari Tuan sendiri yaitu suatuhari yang kita -kaum wanita- akan mendatanginya, perlunya supaya Tuanmengajarkan kepada kita dari apa saja yang diajarkan oleh Allah kepadaTuan. Nabi s.a.w. lalu bersabda: "Berkumpullah engkau semua -hai kaumwanita- pada hari ini." Mereka lalu berkumpul, kemudian didatangilahmereka itu oleh Nabi s.a.w., lalu beliau s.a.w. mengajarkan kepadamereka itu dari apa-apa yang diajarkan oleh Allah padanya danselanjutnya beliau s.a.w. bersabda: "Tiada seorang dari engkau semuayang mempersembahkan tiga orang anak -maksudnya yang ditinggal matioleh tiga orang anaknya-, melainkan anak-anak itulah yang akan menjadi sebagai tabir bagi wanita itu dari siksa api neraka.&quot; Ada seorang wanita bertanya: &quot;Dan kalau hanya dua anak, apakah dapat menjadi tabir.&quot; Rasulullah s.a.w. menjawab: &quot;Dua orang anakpun dapat pula.&quot; (Muttafaq 'alaih)</p><hr color="#FF0000" size="1"><p style="margin-top: 0; margin-bottom: 0" align="justify"><b>Catatan Kaki:</b></p><p style="margin-top: 0; margin-bottom: 0" align="justify">&nbsp;</p><p style="margin-top: 0; margin-bottom: 0" align="justify"><font size="2"> <a name="[1]" href="#1">[1]</a> Maksudnya bahwa orang itu tidak akan disentuh oleh neraka, melainkan dalam waktu yang amat sebentar sekali. Inipun kalau ada dosa yang mengharuskan ia perlu disiksa dalam neraka di akhirat nanti.</font></p><p style="margin-top: 0; margin-bottom: 0" align="justify">&nbsp;</p><p style="margin-top: 0; margin-bottom: 0"><p align="left" style="margin-top: 0; margin-bottom: 0"><b><font color="#000080">

Syarah & Penjelasan

Belum ada syarah untuk hadits ini.

Hadits Serupa

Tidak ada data hadits serupa.

Metadata

KitabRiyadhus Shalihin
Nomor#164
Nama Asli Kitabرياض الصالحين

Tema Terkait

AkidahNiatIkhlasHati

Artikel Terkait

Belum ada artikel terkait.

NU

Ensiklopedia Hadits - Jelajahi dan pelajari hadits dari berbagai kitab mu’tabar lengkap dari sumber yang terpercaya.

Kantor

Jl. Kramat Raya No. 164, Jakarta Pusat 10430

Telepon: (021) 3914013

Email

hadits@nu.or.id


© 2026 Ensiklopedia Hadits - NU Online