مسند الشافعي 195: أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ، عَنْ عَطَاءِ بْنِ أَبِي رَبَاحٍ قَالَ: " قُلْتُ لِابْنِ عَبَّاسٍ: أَقْصِرُ إِلَى عَرَفَةَ؟ قَالَ: لَا، وَلَكِنْ إِلَى جُدَّةَ وَعُسْفَانَ وَالطَّائِفِ، وَإِنْ قَدِمْتَ عَلَى أَهْلٍ أَوْ مَاشِيَةٍ فَأَتِمَّ " قَالَ: وَهَذَا قَوْلُ ابْنِ عُمَرَ، وَبِهِ نَأْخُذُ
Musnad Syafi'i 195: Sufyan bin Uyainah mengabarkan kepada kami dari Amr bin Dinar dari Atha' bin Abu Rabah, ia berkata, aku pernah berkata kepada Ibnu Abbas, ”Apakah aku boleh mengqashar shalat jika pergi ke Arafah?. Ia berkata, "Namun —kamu boleh mengqashar jika pergi- ke Jeddah Ashfan atau Tha'if, jika kamu telah tiba di suatu keluarga ataii diperbendaharaan, maka sempurnakanlah —shalat— dan ia berkata, "Dan ini adalah perkataan Ibnu Umar dan inilah yang kami ambil."201
Belum ada syarah untuk hadits ini.
Tidak ada data hadits serupa.
Belum ada artikel terkait.

Ensiklopedia Hadits - Jelajahi dan pelajari hadits dari berbagai kitab mu’tabar lengkap dari sumber yang terpercaya.
Kantor
Jl. Kramat Raya No. 164, Jakarta Pusat 10430
Telepon: (021) 3914013
hadits@nu.or.id
© 2026 Ensiklopedia Hadits - NU Online