مسند الشافعي 1704: أَخْبَرَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ سُلَيْمَانَ الْأَحْوَلِ، وَهُوَ سُلَيْمَانُ بْنُ أَبِي مُسْلِمٍ خَالُ ابْنِ أَبِي نَجِيحٍ وَكَانَ ثِقَةً، عَنْ طَاوُسٍ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ: كَانَ النَّاسُ يَنْصَرِفُونَ لِكُلِّ وَجْهٍ، فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَا يَصْدُرَنَّ أَحَدٌ حَتَّى يَكُونَ آخِرُ عَهْدِهِ بِالْبَيْتِ»
Musnad Syafi'i 1704: Ibnu Uyainah mengabarkan kepada kami dari Sulaiman Al Ahwal, yaitu Sulaiman bin Abu Muslim, paman Ibnu Abu Nujaih dia seorang yang berpredikat tsiqah (terpercaya)— dari Thawus, dan Ibnu Abbas, ia menceritakan hadis berikut: Dahulu orang-orang (setelah selesai haji) pulang ke semua penjuru (yakni ke negerinya masing-masing). Maka Rasulullah bersabda, "Jangan sekali-kali seseorang dari jamaah haji pulang sebelum akhir masanya adalah di Baitullah.'931
Belum ada syarah untuk hadits ini.
Tidak ada data hadits serupa.
Belum ada artikel terkait.

Ensiklopedia Hadits - Jelajahi dan pelajari hadits dari berbagai kitab mu’tabar lengkap dari sumber yang terpercaya.
Kantor
Jl. Kramat Raya No. 164, Jakarta Pusat 10430
Telepon: (021) 3914013
hadits@nu.or.id
© 2026 Ensiklopedia Hadits - NU Online