إِنَّمَا الْإِمَامُ جُنَّةٌ فَإِنْ صَلَّى قَاعِدًا فَصَلُّوا قُعُودًا وَإِذَا قَالَ سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ فَقُولُوا اللَّهُمَّ رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ فَإِذَا وَافَقَ قَوْلُ أَهْلِ الْأَرْضِ قَوْلَ أَهْلِ السَّمَاءِ غُفِرَ لَهُ مَا مَضَى مِنْ ذَنْبِهِ
Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadis sebelumnya dari [Abu Hurairah], "Hanyasanya seorang imam itu adalah perisai, jika ia shalat dengan duduk maka shalatlah kalian dengan duduk, jika ia mengucapkan; SAMI'A ALLAHU LIMAN HAMIDAH (semoga Allah mendengar orang yang memuji-Nya) maka katakanlah; ALLAHUMMA RABBANA WALAKAL HAMDU (Ya Allah Rabb kami, bagi-Mu segala pujian), jika ucapan penghuni bumi sama dengan ucapan penghuni langit maka akan dihapus dosanya yang telah berlalu."
Belum ada syarah untuk hadits ini.
Tidak ada data hadits serupa.
Belum ada artikel terkait.

Ensiklopedia Hadits - Jelajahi dan pelajari hadits dari berbagai kitab mu’tabar lengkap dari sumber yang terpercaya.
Kantor
Jl. Kramat Raya No. 164, Jakarta Pusat 10430
Telepon: (021) 3914013
hadits@nu.or.id
© 2026 Ensiklopedia Hadits - NU Online