حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ عَنْ سُفْيَانَ قَالَ سَمِعْتُ أَبِي يَقُولُ سَأَلْتُ أَبَا عَمْرٍو الشَّيْبَانِيَّ عَنْ قَوْلِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا إِغْرَارَ فِي الصَّلَاةِ فَقَالَ إِنَّمَا هُوَ لَا غِرَارَ فِي الصَّلَاةِ وَمَعْنَى غِرَارٍ يَقُولُ لَا يَخْرُجُ مِنْهَا وَهُوَ يَظُنُّ أَنَّهُ قَدْ بَقِيَ عَلَيْهِ مِنْهَا شَيْءٌ حَتَّى يَكُونَ عَلَى الْيَقِينِ وَالْكَمَالِ
Telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman] dari [Sufyan] berkata; aku mendengar [bapakku] berkata; Aku bertanya kepada [Abu 'Amru Asy Syaibani] tentang sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam: "Tidak ada ighrar (pengurangan) dalam shalat, " maka ia menjawab; "Yang dimaksud oleh beliau adalah tidak ada pengurangan dalam shalat, " dan makna ighrar (pengurangan) adalah ia tidak keluar dari shalat sehingga ia merasa yakin bahwa tidak ada sesuatu dalam shalat yang tidak ia kerjakan dengan sempurna."
Belum ada syarah untuk hadits ini.
Tidak ada data hadits serupa.
Belum ada artikel terkait.

Ensiklopedia Hadits - Jelajahi dan pelajari hadits dari berbagai kitab mu’tabar lengkap dari sumber yang terpercaya.
Kantor
Jl. Kramat Raya No. 164, Jakarta Pusat 10430
Telepon: (021) 3914013
hadits@nu.or.id
© 2026 Ensiklopedia Hadits - NU Online