حَدَّثَنَا أَبُو سَلَمَةَ أَخْبَرَنَا لَيْثٌ عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَأَى نُخَامَةً فِي قِبْلَةِ الْمَسْجِدِ وَهُوَ يُصَلِّي بَيْنَ يَدَيْ النَّاسِ فَحَتَّهَا ثُمَّ قَالَ حِينَ انْصَرَفَ مِنْ الصَّلَاةِ إِنَّ أَحَدَكُمْ إِذَا كَانَ فِي الصَّلَاةِ فَإِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ قِبَلَ وَجْهِهِ فَلَا يَتَنَخَّمَنَّ أَحَدٌ قِبَلَ وَجْهِهِ فِي الصَّلَاةِ
Telah menceritakan kepada kami [Abu Salamah] telah mengabarkan kepada kami [Laits] dari [Nafi'] dari [Ibu Umar] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melihat dahak pada kiblat Masjid sedang beliau dalam keadaan shalat di hadapan orang-orang maka beliau mengusapnya. kemudian setelah selesai shalat beliau bersabda: "Sesungguhnya salah seorang di antara kalian jika dia sedang shalat maka Allah sedang menghadap ke wajahnya. Karena itu, janganlah sekali-kali seorang pun dari kalian meludan kea rah depan wajahnya dalam shalat."
Belum ada syarah untuk hadits ini.
Tidak ada data hadits serupa.
Belum ada artikel terkait.

Ensiklopedia Hadits - Jelajahi dan pelajari hadits dari berbagai kitab mu’tabar lengkap dari sumber yang terpercaya.
Kantor
Jl. Kramat Raya No. 164, Jakarta Pusat 10430
Telepon: (021) 3914013
hadits@nu.or.id
© 2026 Ensiklopedia Hadits - NU Online