حَدَّثَنَا سُفْيَانُ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ نَافِعٍ قَالَ ابْنُ عُمَرَ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الْمِنْبَرِ فَلَمَّا رَأَيْتُهُ أَسْرَعْتُ فَدَخَلْتُ الْمَسْجِدَ فَجَلَسْتُ فَلَمْ أَسْمَعْ حَتَّى نَزَلَ فَسَأَلْتُ النَّاسَ أَيَّ شَيْءٍ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالُوا نَهَى عَنْ الدُّبَّاءِ وَالْمُزَفَّتِ أَنْ يُنْتَبَذَ فِيهِ
Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Yahya bin Sa'id] dari [Nafi'], [Ibnu Umar] berkata, "Aku melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berdiri di atas mimbar, tatkala melihat beliau telah berada di atas mimbar aku pun mempercepat langkahku masuk masjid dan segera duduk, namun aku tidak mendengar apapun hingga beliau turun. Maka aku bertanya kepada [orang-orang] tentang apa yang dikatakan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Mereka menjawab, "Beliau melarang membuat nabidz (sari buah kurma) dengan menggunakan Ad Dubba` dan Al Muzaffat."
Belum ada syarah untuk hadits ini.
Tidak ada data hadits serupa.
Belum ada artikel terkait.

Ensiklopedia Hadits - Jelajahi dan pelajari hadits dari berbagai kitab mu’tabar lengkap dari sumber yang terpercaya.
Kantor
Jl. Kramat Raya No. 164, Jakarta Pusat 10430
Telepon: (021) 3914013
hadits@nu.or.id
© 2026 Ensiklopedia Hadits - NU Online