حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ أَخْبَرَنَا يُونُسُ عَنْ زِيَادِ بْنِ جُبَيْرٍ قَالَ رَأَيْتُ رَجُلًا جَاءَ ابْنَ عُمَرَ فَسَأَلَهُ فَقَالَ إِنَّهُ نَذَرَ أَنْ يَصُومَ كُلَّ يَوْمِ أَرْبِعَاءَ فَأَتَى ذَلِكَ عَلَى يَوْمِ أَضْحًى أَوْ فِطْرٍ فَقَالَ ابْنُ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَمَرَ اللَّهُ بِوَفَاءِ النَّذْرِ وَنَهَانَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ النَّحْرِ
Telah menceritakan kepada kami [Husyaim] telah mengabarkan kepada kami [Yunus] dari [Ziyad bin Jubair] ia berkata, "Aku melihat seorang lelaki mendatangi [Ibnu Umar] dan memberitahukan kepadanya bahwa dulu ia bernadzar untuk berpuasa pada setiap hari rabu, kemudian hari itu bertepatan dengan hari 'iedul adlha atau 'iedul fitri. Maka Ibnu Umar menjawab, "Sesungguhnya Allah Ta'ala memerintahkan (kita) untuk memenuhi nadzar, sedangkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang kita berpuasa pada hari sembelihan ('iedul adlha)."
Belum ada syarah untuk hadits ini.
Tidak ada data hadits serupa.
Belum ada artikel terkait.

Ensiklopedia Hadits - Jelajahi dan pelajari hadits dari berbagai kitab mu’tabar lengkap dari sumber yang terpercaya.
Kantor
Jl. Kramat Raya No. 164, Jakarta Pusat 10430
Telepon: (021) 3914013
hadits@nu.or.id
© 2026 Ensiklopedia Hadits - NU Online