حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ عَمْرِو بْنِ مَيْمُونٍ عَنْ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ كَانَ أَهْلُ الْجَاهِلِيَّةِ لَا يُفِيضُونَ مِنْ جَمْعٍ حَتَّى يَقُولُوا أَشْرِقْ ثَبِيرُ كَيْمَا نُغِيرُ فَلَمَّا جَاءَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَالَفَهُمْ فَكَانَ يَدْفَعُ مِنْ جَمْعٍ مِقْدَارَ صَلَاةِ الْمُسْفِرِينَ بِصَلَاةِ الْغَدَاةِ قَبْلَ طُلُوعِ الشَّمْسِ
Telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Sufyan] dari [Abu Ishaq] dari ['Amru Bin Maimun] dari [Umar], dia berkata; "dahulu orang-orang Jahiliyah tidak bertolak meninggalkan Jam'un (Muzdalifah) sehingga mereka mengatakan; 'terbitlah (diatas) Tsabiir, sehingga kami segera bertolak berangkat.' ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam datang, beliau menyelisihi mereka dan bertolak meniggalkan jam'un kira kira waktu shalatnya orang-orang yang musfir (orang yang shalat ketika langit timur sudah terang) pada waktu shalat shubuh sebelum matahari terbit."
Belum ada syarah untuk hadits ini.
Tidak ada data hadits serupa.
Belum ada artikel terkait.

Ensiklopedia Hadits - Jelajahi dan pelajari hadits dari berbagai kitab mu’tabar lengkap dari sumber yang terpercaya.
Kantor
Jl. Kramat Raya No. 164, Jakarta Pusat 10430
Telepon: (021) 3914013
hadits@nu.or.id
© 2026 Ensiklopedia Hadits - NU Online