حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ قَالَ أَخْبَرَنَا شُعَيْبٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ قَالَ قَالَ عُرْوَةُ بْنُ الزُّبَيْرِ إِنَّ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ صَحِيحٌ يَقُولُ إِنَّهُ لَمْ يُقْبَضْ نَبِيٌّ قَطُّ حَتَّى يَرَى مَقْعَدَهُ مِنْ الْجَنَّةِ ثُمَّ يَحْيَا فَلَمَّا اشْتَكَى وَحَضَرَهُ الْقَبْضُ وَرَأْسُهُ عَلَى فَخْذِ عَائِشَةَ غُشِيَ عَلَيْهِ فَلَمَّا أَفَاقَ شَخَصَ بَصَرُهُ نَحْوَ سَقْفِ الْبَيْتِ ثُمَّ قَالَ اللَّهُمَّ الرَّفِيقَ الْأَعْلَى قَالَتْ عَائِشَةُ فَقُلْتُ إِنَّهُ حَدِيثُهُ الَّذِي كَانَ يُحَدِّثُنَا وَهُوَ صَحِيحٌ
Telah menceritakan kepada kami [Abu Al-Yaman], dia berkata; telah mengabarkan kepada kami [Syu'aib], dari [Az-Zuhry], dia berkata; berkata ' [Urwah bin Az-Zubair], bahwa [Aisyah] berkata; "Nabi Shallallahu'alaihiwasallam, (dan hadisnya adalah shahih), beliau bersabda; "Tidaklah seorang Nabi pun dicabut nyawanya hingga ia melihat tempatnya di surga kemudian di hidupkan. Tatkala beliau merasa kurang sehat, dan ajal terasa telah hadir, kepala beliau berada di atas paha Aisyah, dan beliau pingsan. Lalu ketika beliau telah sadarkan diri, pandangannya menerawang ke atap rumah, kemudian beliau bersabda: "ALLAHUMMA ARRAFIQIL A'LAA (Ya Allah, perjumpakanlah kami dengan kekasihku tertinggi)." Aisyah berkata; "Sesungguhnya hadis yang telah diceritakan kepada kami adalah shahih."
Belum ada syarah untuk hadits ini.
Tidak ada data hadits serupa.
Belum ada artikel terkait.

Ensiklopedia Hadits - Jelajahi dan pelajari hadits dari berbagai kitab mu’tabar lengkap dari sumber yang terpercaya.
Kantor
Jl. Kramat Raya No. 164, Jakarta Pusat 10430
Telepon: (021) 3914013
hadits@nu.or.id
© 2026 Ensiklopedia Hadits - NU Online