قَالَ عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنَا عِيسَى بْنُ سَالِمٍ أَبُو سَعِيدٍ الشَّاشِيُّ فِي سَنَةِ ثَلَاثِينَ وَمِائَتَيْنِ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عَمْرٍو يَعْنِي الرَّقِّيَّ أَبُو وَهْبٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ عَقِيلٍ عَنْ الطُّفَيْلِ بْنِ أُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي إِلَى جِذْعٍ وَكَانَ الْمَسْجِدُ عَرِيشًا وَكَانَ يَخْطُبُ إِلَى جَنْبِ ذَلِكَ الْجِذْعِ فَقَالَ رِجَالٌ مِنْ أَصْحَابِهِ يَا رَسُولَ اللَّهِ نَجْعَلُ لَكَ شَيْئًا تَقُومُ عَلَيْهِ يَوْمَ الْجُمُعَةِ حَتَّى تَرَى النَّاسَ أَوْ قَالَ حَتَّى يَرَاكَ النَّاسُ وَحَتَّى يَسْمَعَ النَّاسُ خُطْبَتَكَ قَالَ نَعَمْ فَصَنَعُوا لَهُ ثَلَاثَ دَرَجَاتٍ فَقَامَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَمَا كَانَ يَقُومُ فَصَغَى الْجِذْعُ إِلَيْهِ فَقَالَ لَهُ اسْكُنْ ثُمَّ قَالَ لِأَصْحَابِهِ هَذَا الْجِذْعُ حَنَّ إِلَيَّ فَقَالَ لَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اسْكُنْ إِنْ تَشَأْ غَرَسْتُكَ فِي الْجَنَّةِ فَتَأْكُلُ مِنْكَ الصَّالِحُونَ وَإِنْ تَشَأْ أُعِيدُكَ كَمَا كُنْتَ رَطْبًا فَاخْتَارَ الْآخِرَةَ عَلَى الدُّنْيَا فَلَمَّا قُبِضَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دُفِعَ إِلَى أُبَيٍّ فَلَمْ يَزَلْ عِنْدَهُ حَتَّى أَكَلَتْهُ الْأَرَضَةُ
Dan Abdullah berkata, telah menceritakan kepada kami [Isa bin Salim Abu Sa'id Asy Syasyi] di tahun dua ratus tiga puluh, telah menceritakan kepada kami [Ubaidullah bin Amru] -yaitu Ar Riqqi Abu Wahab- dari [Abdullah bin Muhammad bin 'Aqil] dari [Thufail bin Ubai bin Ka'b] dari [Ayahnya] berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam shalat menghadap ke arah batang kurma, sementara kondisi masjid saat itu telah mempunyai atap. Dan beliau beliau berkhutbah di samping batang kurma itu, lalu berkatalah seorang sahabat beliau, "Wahai Rasulullah, bagaimana jika kami membuatkan untukmu sesuatu yang engkau bisa berdiri di hari Jum'at dan engkau melihat manusia seluruhnya?" Atau ia berkata, "sehingga orang-orang bisa melihat dan mendengar khutbahmu?" Beliau menjawab: "Ya." Maka mereka membuatkan Rasulullah tiga undakan, Nabipun berdiri sebagaimana mestinya, Lalu batang kurma tersebut berkata-kata kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan beliau pun bersabda: "Tenanglah kamu!" Kemudian beliau bersabda kepada para sahabatnya: "Batang ini berkata-kata kepadaku." Lalu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berkata kepada batang kurma tersebut: "Tenanglah, jika kamu berkehendak aku akan menanammu di surga sehingga orang-orang shalih bisa memakan buahmu, dan jika kamu mau maka aku akan kembalikan kamu sebagaimana kondisi semula, segar." Lalu batang kurma itu memilih akhirat ketimbang dunia. Hingga ketika Nabi shallallahu 'alaihi wasallam wafat, batang kurma itu ada bersama Ubai hingga lapuk dan diamakan rayap."
Belum ada syarah untuk hadits ini.
Tidak ada data hadits serupa.
Belum ada artikel terkait.

Ensiklopedia Hadits - Jelajahi dan pelajari hadits dari berbagai kitab mu’tabar lengkap dari sumber yang terpercaya.
Kantor
Jl. Kramat Raya No. 164, Jakarta Pusat 10430
Telepon: (021) 3914013
hadits@nu.or.id
© 2026 Ensiklopedia Hadits - NU Online