حَدَّثَنَا هَاشِمٌ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ حَدَّثَنَا سِمَاكٌ عَنْ جَابِرِ بْنِ سَمُرَةَ قَالَ كَانَ بِلَالٌ يُؤَذِّنُ إِذَا دَحَضَتْ ثُمَّ لَا يُقِيمُ حَتَّى يَرَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَإِذَا رَآهُ أَقَامَ حِينَ يَرَاهُ
Telah menceritakan kepada kami [Hasyim], telah menceritakan kepada kami [Zuhair], telah menceritakan kepada kami [Simak bin Harb], dari [Jabir bin Samurah] bahwa Bilal biasa mengumandangkan adzan bila matahari tenggelam, dan ia tidak mengumandangkan iqamat hingga melihat Nabi Shallalahu 'Alaihi Wasallam terlihat, apabila beliau nampak, barulah shalat ditegakkan setelah ia melihat beliau."
Belum ada syarah untuk hadits ini.
Tidak ada data hadits serupa.
Belum ada artikel terkait.

Ensiklopedia Hadits - Jelajahi dan pelajari hadits dari berbagai kitab mu’tabar lengkap dari sumber yang terpercaya.
Kantor
Jl. Kramat Raya No. 164, Jakarta Pusat 10430
Telepon: (021) 3914013
hadits@nu.or.id
© 2026 Ensiklopedia Hadits - NU Online