حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنُ مُسْلِمٍ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ الْأُرْدُنِيُّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ نُعَيْمٍ الْقَيْسِيِّ قَالَ حَدَّثَنِي الضَّحَّاكُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَرْزَبٍ الْأَشْعَرِيُّ أَنَّ أَبَا مُوسَى حَدَّثَهُمْ قَالَ لَمَّا هَزَمَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ هَوَازِنَ بِحُنَيْنٍ عَقَدَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِأَبِي عَامِرٍ الْأَشْعَرِيِّ عَلَى خَيْلِ الطَّلَبِ فَطَلَبَ فَكُنْتُ فِيمَنْ طَلَبَهُمْ فَأَسْرَعَ بِهِ فَرَسُهُ فَأَدْرَكَ ابْنَ دُرَيْدِ بْنِ الصِّمَّةِ فَقَتَلَ أَبَا عَامِرٍ وَأَخَذَ اللِّوَاءَ وَشَدَدْتُ عَلَى ابْنِ دُرَيْدٍ فَقَتَلْتُهُ وَأَخَذْتُ اللِّوَاءَ وَانْصَرَفْتُ بِالنَّاسِ فَلَمَّا رَآنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَحْمِلُ اللِّوَاءَ قَالَ يَا أَبَا مُوسَى قُتِلَ أَبُو عَامِرٍ قَالَ قُلْتُ نَعَمْ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ فَرَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَفَعَ يَدَيْهِ يَدْعُو يَقُولُ اللَّهُمَّ عُبَيْدَكَ عُبَيْدًا أَبَا عَامِرٍ اجْعَلْهُ مِنْ الْأَكْثَرِينَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Abdullah] Telah menceritakan kepada kami [Al Walid bin Muslim] Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Abdul Aziz Al Azduni] dari [Abdullah bin Nu'aim Al Qaisi] ia berkata, telah menceritakan kepadaku [Adl Dlahak bin Abdurrahman bin 'Arzab Al Asy'ari] bahwa [Abu Musa] telah menceritakan kepada mereka, ia berkata; Ketika Allah Ta'ala menghancurkan Hawazin pada perang Hunain, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menentukan Abu Amir Alasy'ari sebagai orang yang mengejar musuh, dan aku termasuk orang yang mengejar mereka. Maka Abu Amir mempercepat laju kudanya hingga ia bertemu Ibnu Duraid Ash Shimmah. Namun Ibnu Duraid dapat membunuh Abu Amir dan merampas bendera. Maka aku pun segera memacu kudaku ke arah Abu Duraid lalu membunuhnya dan mengambil bendera kembali. Kemudian aku keluar dari barisan. Ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melihatku membawa bendera, beliau bertanya: "Abu Musa, apakah Abu Amir terbunuh?" Aku menjawab, "Ya, Wahai Rasulallah." Aku melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menangkat kedua tangannya seraya berdo'a: "Ya Allah, hamba-Mu, hamba-Mu Abu Ubaidah, jadikanlah ia termasuk golongan terbanyak kelak pada hari kiamat."
Belum ada syarah untuk hadits ini.
Tidak ada data hadits serupa.
Belum ada artikel terkait.

Ensiklopedia Hadits - Jelajahi dan pelajari hadits dari berbagai kitab mu’tabar lengkap dari sumber yang terpercaya.
Kantor
Jl. Kramat Raya No. 164, Jakarta Pusat 10430
Telepon: (021) 3914013
hadits@nu.or.id
© 2026 Ensiklopedia Hadits - NU Online