حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ قَالَ ثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ حَبِيبِ بْنِ عُبَيْدٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ عَبَسَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ صَلَاةُ اللَّيْلِ مَثْنَى مَثْنَى وَجَوْفُ اللَّيْلِ الْآخِرُ أَجْوَبُهُ دَعْوَةً قُلْتُ أَوْجَبُهُ قَالَ لَا بَلْ أَجْوَبُهُ يَعْنِي بِذَلِكَ الْإِجَابَةَ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ عَطِيَّةَ بْنِ قَيْسٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ عَبَسَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِثْلَ ذَلِكَ
Telah menceritakan kepada kami [Abul Yaman] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abdullah] dari [Habib bin Ubaid] dari [Amru bin Abasah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Shalat malam itu dikerjakan dua raka'at dua raka'at. Dan sepertiga akhir malam adalah waktu yang paling ajwab (lebih mustajab) untuk do'a." saya bertanya, " atau mungkin yang benar adalah Awjabuhu, yang maksudnya waktu yang paling wajib?" Dia menjawab: "Tidak, akan tetapi 'Ajwabuh' maksudnya adalah diprediksikan do'a musti terkabul." Ia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Abul Yaman] ia berkata, Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abdullah] dari [Athiyyah bin Qais] dari [Amru bin 'Abasah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam semisal dengan itu.
Belum ada syarah untuk hadits ini.
Tidak ada data hadits serupa.
Belum ada artikel terkait.

Ensiklopedia Hadits - Jelajahi dan pelajari hadits dari berbagai kitab mu’tabar lengkap dari sumber yang terpercaya.
Kantor
Jl. Kramat Raya No. 164, Jakarta Pusat 10430
Telepon: (021) 3914013
hadits@nu.or.id
© 2026 Ensiklopedia Hadits - NU Online