حَدَّثَنَا حَسَنٌ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ حَدَّثَنَا الْحَارِثُ بْنُ يَزِيدَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ قَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْكَيِّ وَكَانَ يَكْرَهُ شُرْبَ الْحَمِيمِ وَكَانَ إِذَا اكْتَحَلَ اكْتَحَلَ وِتْرًا وَإِذَا اسْتَجْمَرَ اسْتَجْمَرَ وِتْرًا
Telah menceritakan kepada kami [Hasan] Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Lahi'ah] Telah menceritakan kepada kami [Al Harits bin Yazid] dari [Abdurrahman bin Jubair] dari [Uqbah bin Amir] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang Kay dan membenci minuman panas. Dan jika beliau bercelak maka beliau menjadikan bilangannnya ganjil, dan jika beristinja` maka dengan bilangan (batu yang) ganjil."
Belum ada syarah untuk hadits ini.
Tidak ada data hadits serupa.
Belum ada artikel terkait.

Ensiklopedia Hadits - Jelajahi dan pelajari hadits dari berbagai kitab mu’tabar lengkap dari sumber yang terpercaya.
Kantor
Jl. Kramat Raya No. 164, Jakarta Pusat 10430
Telepon: (021) 3914013
hadits@nu.or.id
© 2026 Ensiklopedia Hadits - NU Online