حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنَا بَهْزٌ حَدَّثَنَا سَلِيمُ بْنُ حَيَّانَ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ مِينَاءَ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ بَيْعِ الثَّمَرَةِ حَتَّى تُشْقَحَ قَالَ قُلْتُ لِسَعِيدٍ مَا تُشْقَحُ قَالَ تَحْمَارُّ وَتَصْفَارُّ وَيُؤْكَلُ مِنْهَا
Telah menceritakan kepada kami Abdullah Telah menceritakan kepada kami [Bahz] Telah menceritakan kepada kami [Salim Bin Hayyan] Telah menceritakan kepada kami [Sa'id bin Mina'] dari [Jabir bin Abdullah] berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang juAl beli buah sampai berubah warnanya tanda matang. (Jabir bin Abdullah radliyallahu'anhuma) berkata; saya bertanya kepada Sa'id apakah arti tusyqoh. Dia menjawab, memerah atau menguning sehingga ideal dimakan.
Belum ada syarah untuk hadits ini.
Tidak ada data hadits serupa.
Belum ada artikel terkait.

Ensiklopedia Hadits - Jelajahi dan pelajari hadits dari berbagai kitab mu’tabar lengkap dari sumber yang terpercaya.
Kantor
Jl. Kramat Raya No. 164, Jakarta Pusat 10430
Telepon: (021) 3914013
hadits@nu.or.id
© 2026 Ensiklopedia Hadits - NU Online