حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ يَعْنِي ابْنَ سَلَمَةَ قَالَ أَخْبَرَنَا ثَابِتٌ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ حَارِثَةَ ابْنَ الرُّبَيِّعِ جَاءَ يَوْمَ بَدْرٍ نَظَّارًا وَكَانَ غُلَامًا فَجَاءَ سَهْمٌ غَرْبٌ فَوَقَعَ فِي ثُغْرَةِ نَحْرِهِ فَقَتَلَهُ فَجَاءَتْ أُمُّهُ الرُّبَيِّعُ فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَدْ عَلِمْتَ مَكَانَ حَارِثَةَ مِنِّي فَإِنْ كَانَ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ فَسَأَصْبِرُ وَإِلَّا فَسَيَرَى اللَّهُ مَا أَصْنَعُ قَالَ فَقَالَ يَا أُمَّ حَارِثَةَ إِنَّهَا لَيْسَتْ بِجَنَّةٍ وَاحِدَةٍ وَلَكِنَّهَا جِنَانٌ كَثِيرَةٌ وَإِنَّهُ فِي الْفِرْدَوْسِ الْأَعْلَى
Telah menceritakan kepada kami ['Affan] telah menceritakan kepada kami [Hammad] yaitu Ibnu Salamah berkata; telah mengabarkan kepada kami [Tsabit] dari [Anas], Haritsah bin ar-Rubai' mengikuti Perang Badar sebagai pengintai, dia saat itu masih muda belia. Lalu datanglah anak panah nyasar dan mengenai pangkal lehenya, yang menyebabkan dia terbunuh. Maka datanglah ibunya dan berkata; Wahai Rasulullah, anda telah mengetahui kedudukan Haritsah di sisiku. Jika dia masuk surga maka saya akan bersabar, jika tidak, Allah akan melihat apa yang saya lakukan. (Anas bin Malik Radliyallahu'anhu) berkata; lalu (Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam) bersabda: "Wahai Umu Haritsah, di sana tidak hanya ada satu surga, tapi ada banyak surga dan sesungguhnya dia berada di surga Firdaus yang paling tinggi".
Belum ada syarah untuk hadits ini.
Tidak ada data hadits serupa.
Belum ada artikel terkait.

Ensiklopedia Hadits - Jelajahi dan pelajari hadits dari berbagai kitab mu’tabar lengkap dari sumber yang terpercaya.
Kantor
Jl. Kramat Raya No. 164, Jakarta Pusat 10430
Telepon: (021) 3914013
hadits@nu.or.id
© 2026 Ensiklopedia Hadits - NU Online