حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبُو مُحَمَّدٍ سُفْيَانُ بْنُ وَكِيعِ بْنِ الْجَرَّاحِ بْنِ مَلِيحٍ حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ مَخْلَدٍ حَدَّثَنَا أَبُو غَيْلَانَ الشَّيْبَانِيُّ عَنِ الْحَكَمِ بْنِ عَبْدِ الْمَلِكِ عَنِ الْحَارِثِ بْنِ حَصِيرَةَ عَنْ أَبِي صَادِقٍ عَنْ رَبِيعَةَ بْنِ نَاجِدٍ عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ دَعَانِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنَّ فِيكَ مِنْ عِيسَى مَثَلًا أَبْغَضَتْهُ يَهُودُ حَتَّى بَهَتُوا أُمَّهُ وَأَحَبَّتْهُ النَّصَارَى حَتَّى أَنْزَلُوهُ بِالْمَنْزِلِ الَّذِي لَيْسَ بِهِ أَلَا وَإِنَّهُ يَهْلِكُ فِيَّ اثْنَانِ مُحِبٌّ يُقَرِّظُنِي بِمَا لَيْسَ فِيَّ وَمُبْغِضٌ يَحْمِلُهُ شَنَآنِي عَلَى أَنْ يَبْهَتَنِي أَلَا إِنِّي لَسْتُ بِنَبِيٍّ وَلَا يُوحَى إِلَيَّ وَلَكِنِّي أَعْمَلُ بِكِتَابِ اللَّهِ وَسُنَّةِ نَبِيِّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا اسْتَطَعْتُ فَمَا أَمَرْتُكُمْ مِنْ طَاعَةِ اللَّهِ فَحَقٌّ عَلَيْكُمْ طَاعَتِي فِيمَا أَحْبَبْتُمْ وَكَرِهْتُمْ
Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepadaku [Abu Muhammad Sufyan bin Waki' bin Al Jarrah bin Malih] telah menceritakan kepada kami [Khalid bin Mukhalid] telah menceritakan kepada kami [Abu Ghailan Asy Syaibani] dari [Al Hakam bin Abdul Malik] dari [Al Harits bin Hashirah] dari [Abu Shadiq] dari [Rabi'ah bin Najid] dari [Ali bin Abi Thalib radliallahu 'anhu] dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memanggilku dan berkata: "Sesungguhnya pada dirimu terdapat kemiripan dengan Isa, orang-orang Yahudi marah kepadanya sehingga mereka membuat kebohongan kepada Ibunya, sedangkan orang-orang Nasrani mencintainya sehingga mereka menempatkannya pada derajat yang tidak sepantasnya." Kemudian Ali berkata; "ada dua orang yang akan binasa karena aku; orang yang cinta tapi berlebihan dalam menyanjungku sampai pada hal-hal yang tidak aku miliki, dan orang yang membenciku yang kebenciannya membawanya berbuat dusta terhadapku, ketahuilah aku bukan seorang Nabi dan aku tidak mendapat wahyu, tapi aku melaksanakan apa yang ada di Kitabullah dan sunnah Nabi-Nya shallallahu 'alaihi wasallam semampuku. Maka ketika aku perintahkan kepada kalian dalam rangka ketaatan kepada Allah wajib bagi kalian untuk mentaatiku baik dalam kondisi senang maupun benci."
Belum ada syarah untuk hadits ini.
Tidak ada data hadits serupa.
Belum ada artikel terkait.

Ensiklopedia Hadits - Jelajahi dan pelajari hadits dari berbagai kitab mu’tabar lengkap dari sumber yang terpercaya.
Kantor
Jl. Kramat Raya No. 164, Jakarta Pusat 10430
Telepon: (021) 3914013
hadits@nu.or.id
© 2026 Ensiklopedia Hadits - NU Online