حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ عِيسَى وَهَاشِمٌ قَالَا حَدَّثَنَا لَيْثٌ حَدَّثَنِي ابْنُ شِهَابٍ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّهُ أَخْبَرَهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُصَلِّي الْعَصْرَ وَالشَّمْسُ مُرْتَفِعَةٌ حَيَّةٌ فَيَذْهَبُ الذَّاهِبُ إِلَى الْعَوَالِي فَيَأْتِي الْعَوَالِيَ وَالشَّمْسُ مُرْتَفِعَةٌ
Telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin 'Isa] dan [Hasyim] berkata, telah menceritakan kepada kami [Laits] telah menceritakan kepadaku [Ibnu Syihab] dari [Anas Bin Malik], dia mengabari (Ibnu Syihab), Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam pernah shalat ashar sedang matahari masih tinggi dan hayyah (belum berubah warna dan suhunya), lalu ada seorang yang pergi ke atas gunung, lalu mendatangi lagi dan matahari masih tinggi.
Belum ada syarah untuk hadits ini.
Tidak ada data hadits serupa.
Belum ada artikel terkait.

Ensiklopedia Hadits - Jelajahi dan pelajari hadits dari berbagai kitab mu’tabar lengkap dari sumber yang terpercaya.
Kantor
Jl. Kramat Raya No. 164, Jakarta Pusat 10430
Telepon: (021) 3914013
hadits@nu.or.id
© 2026 Ensiklopedia Hadits - NU Online