حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ يَعْنِي ابْنَ حُسَيْنٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ أَنَسٍ قَالَ لَمَّا مَرِضَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَرَضَهُ الَّذِي تُوُفِّيَ فِيهِ أَتَاهُ بِلَالٌ يُؤْذِنُهُ بِالصَّلَاةِ فَقَالَ بَعْدَ مَرَّتَيْنِ يَا بِلَالُ قَدْ بَلَّغْتَ فَمَنْ شَاءَ فَلْيُصَلِّ وَمَنْ شَاءَ فَلْيَدَعْ فَرَجَعَ إِلَيْهِ بِلَالٌ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ بِأَبِي أَنْتَ وَأُمِّي مَنْ يُصَلِّي بِالنَّاسِ قَالَ مُرْ أَبَا بَكْرٍ فَلْيُصَلِّ بِالنَّاسِ فَلَمَّا أَنْ تَقَدَّمَ أَبُو بَكْرٍ رُفِعَتْ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ السُّتُورُ قَالَ فَنَظَرْنَا إِلَيْهِ كَأَنَّهُ وَرَقَةٌ بَيْضَاءُ عَلَيْهِ خَمِيصَةٌ فَذَهَبَ أَبُو بَكْرٍ يَتَأَخَّرُ وَظَنَّ أَنَّهُ يُرِيدُ الْخُرُوجَ إِلَى الصَّلَاةِ فَأَشَارَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى أَبِي بَكْرٍ أَنْ يَقُومَ فَيُصَلِّيَ فَصَلَّى أَبُو بَكْرٍ بِالنَّاسِ فَمَا رَأَيْنَاهُ بَعْدُ
Telah menceritakan kepada kami [Yazid] telah mengabarkan kepada kami [Sufyan] yaitu Ibnu Husain, dari [az-Zuhri] dari [Anas] berkata, ketika rasulullah shallahu'alaihi wasallam sakit yang meyebabkan kematiannya, Bilal menjenguknya untuk mengumandangkan azan. Setelah kedua azan selesai, (Rasulullah Shallallahu'alahi wasallam) bersabda, wahai Bilal, kamu telah menyelesaikan azanmu, maka siapa ingin shalat, hendaklah ia lakukan. Sebaliknya siapa yang tidak ingin shalat, juga tidak mengapa. Maka Bilal kembali menemui (Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam) dan bertanya, wahai Rasulullah, Demi bapakmu dan ibumu, siapa yang akan memimpin shalat orang-orang?. (beliau Shallallahu'alaihi wasallam) berujar, perintahkan saja Abu Bakar untuk memimpin mereka. Tatkala Abu Bakar mengimami, maka penutup (kamar) rasulullah shallahu'alaihi wasallam diangkat. (Anas bin Malik radhiyallahu'anhu) berkata, lalu kami bisa melihat beliau seolah-olah kertas putih berpakaian katun bergaris. Abu Bakar kemudian mundur karena menyangka Rasulullah shallahu'alaihi wasallam hendak mengimami shalat. Kemudian (Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam memberi isyarat kepada Abu Bakar untuk tetap memimpin shalat, maka Abu Bakar terus mengimaminya. Setelah itu, kami tidak melihat beliau lagi.
Belum ada syarah untuk hadits ini.
Tidak ada data hadits serupa.
Belum ada artikel terkait.

Ensiklopedia Hadits - Jelajahi dan pelajari hadits dari berbagai kitab mu’tabar lengkap dari sumber yang terpercaya.
Kantor
Jl. Kramat Raya No. 164, Jakarta Pusat 10430
Telepon: (021) 3914013
hadits@nu.or.id
© 2026 Ensiklopedia Hadits - NU Online